Iklan lowongan yang buruk tidak membuat pelamar berhenti datang. Justru sebaliknya — ia mendatangkan banyak pelamar yang tidak cocok, dan pekerjaan menyaring itulah yang akhirnya memakan waktu. Tujuan sebuah iklan lowongan bukan mengumpulkan lamaran sebanyak-banyaknya, melainkan membuat orang yang tepat mengenali dirinya di dalamnya, dan membuat yang tidak tepat menutup halaman dengan tenang.
Judul jabatan: pakai yang dicari orang
Sebutan internal yang kreatif memang menyenangkan bagi yang membuatnya, tetapi tidak ada yang mencari pekerjaan dengan mengetik “Ninja Pemasaran”. Pakailah sebutan yang lazim dipakai orang saat mencari, lalu simpan sebutan internal untuk kartu nama. Tambahkan tingkatannya bila memang relevan — pemula, madya, atau senior — karena itulah penyaring pertama yang paling jujur.
Tuliskan pekerjaannya, bukan sifat orangnya
Daftar seperti “jujur, disiplin, mampu bekerja di bawah tekanan” tidak menyaring siapa pun, karena tidak ada pelamar yang akan mengaku sebaliknya. Yang menyaring adalah gambaran pekerjaan yang nyata: apa yang dikerjakan pada hari biasa, bekerja sama dengan siapa, dan bagaimana hasilnya dinilai setelah tiga bulan.
Kalimat “menyusun laporan penjualan mingguan dan membahasnya dengan tim gudang setiap Senin” memberi tahu lebih banyak daripada satu paragraf berisi kata sifat.
Pisahkan syarat wajib dari yang menyenangkan bila ada
Daftar syarat yang panjang membuat pelamar baik berhenti melamar. Ada kecenderungan yang sudah lama diamati: pelamar yang merasa belum memenuhi seluruh butir cenderung mundur, sementara yang lain tetap melamar. Akibatnya, daftar panjang justru menyaring keluar orang yang teliti dan menyisakan yang tidak membacanya.
Batasi syarat wajib pada tiga sampai lima butir yang benar-benar menentukan, lalu letakkan sisanya di bawah judul terpisah sebagai nilai tambah.
Soal angka gaji
Mencantumkan rentang gaji mengurangi jumlah lamaran, dan itu memang tujuannya. Yang tersaring adalah orang yang harapannya jauh di luar kemampuan Anda — percakapan yang kalau tidak dilakukan sekarang akan tetap terjadi nanti, setelah kedua pihak menghabiskan waktu untuk wawancara. Rentang yang wajar lebih menghemat waktu daripada rahasia yang dipertahankan sampai tahap akhir.
Katakan bagaimana prosesnya berjalan
Berapa tahap seleksinya, kira-kira berapa lama, dan apakah ada tugas yang harus dikerjakan. Pelamar yang tahu akan ada tes praktik dua jam bisa menyiapkan waktunya; yang tidak tahu akan mengerjakannya asal-asalan di sela pekerjaan lain. Menyebutkan bahwa setiap pelamar akan dikabari, lalu benar-benar mengabari, adalah hal kecil yang membuat orang mau melamar lagi di lain waktu.
Tempat memasang menentukan siapa yang membaca
Satu iklan yang sama akan mendatangkan pelamar yang berbeda tergantung tempatnya dipasang. Untuk kebutuhan yang luas, portal lowongan seperti hiring.id memberi jangkauan yang sulit ditandingi papan pengumuman internal. Sementara pekerja.id lebih dekat ke pencari kerja yang menelusuri berdasarkan bidang dan lokasi. Memasang di dua tempat dengan penekanan yang sedikit berbeda sering memberi hasil lebih baik daripada satu iklan yang disebar ke mana-mana.
Sebelum menerbitkan, baca ulang sebagai pelamar
Bayangkan Anda sedang bekerja di tempat lain dan membaca iklan ini di ponsel saat istirahat. Apakah jelas pekerjaannya apa? Apakah jelas kenapa tempat ini layak dipertimbangkan? Dan apakah jelas apa yang harus dilakukan berikutnya? Kalau salah satu jawabannya tidak, perbaikannya biasanya bukan menambah kalimat, melainkan membuang yang tidak menjawab tiga pertanyaan itu.





